Day 7 : 5 Tempat Makan Terfavorit


Hello, welcome to my 7th post of #BPN30daychallenge, so sorry for the late and random post, not as scheduled before. I always try hard to write in my leisure time (even there's none). Pardon me as well. Huhu

Yang saya sebut di bawah ini benar-benar warung makan ya, bukan restoran atau cafe hits ala selebgram. Tapi sungguh rasa dan kenangannya yang bikin kangen, nostalgia masa-masa perantauan, ingin kembali tapi tak mampu, ingin mengulang tapi gak mau sendiri.

Kalian seumuran sama saya? Mahasiswa Jogja? Kosan di sekitar kampus? Pasti kenal sama warung-warung ini kan?

Laguna
Warung ini adalah warung pertama yang saya kenal saat merantau di Jogja. Bahkan sebelum resmi menjadi mahasiswa baru, saya sudah kenal dengan warung ini loh. Lokasinya ada di Pogung Kidul, Sleman, Yogyakarta. Menu yang paling saya suka yaitu oseng mercon usus dan lumpia ayam + sambal bawangnya. Ada juga ayam teriyaki dan omelette yang gak kalah enaknya. Anak kosan Pogung Kidul pada zamannya, pasti kenal warung ini deh. Meskipun harganya cukup tinggi untuk kalangan mahasiswa ya, but worth it to buy karena menu dan rasanya. Warung sekelas restoran euy. Tapi sangat disayang, dari tahun 2016an warung ini sudah tak buka lagi. Sebelum saya wisuda warung ini sudah tutup dan tinggal menyisakan banner 'Laguna' yang menggantung di depan. Padahal saya sering ngerjain skripsi sendirian di warung ini, hujan-hujan ditemani salad buah, mercon dan es nutris*ri. Mantap! Hey mahasiswa Pogung angkatan 2014 dan sebelumnya, kalian kangen tempat ini kan? Sama!

Capcay Sendowo
Tempat ini sebenernya warung makan mahasiswa model warteg gitu, bisa ambil sendiri atau diambilkan oleh mbaknya. Selain itu, ada beberapa menu yg 'made by order', contohnya mie goreng, nasi goreng, dan menu terkenalnya adalah Capcaaaay! Hampir setiap malam, warung ini didatangi mahasiswa yang rela mengantri untuk merasakan capcaynya. Ada yang dimakan di tempat dan ada pula yang di bawa pulang. Bisa tambah nasi, tambah kecap atau request tanpa sayur, banyakin ayamnya, dll. Harganya kalau gak salah sekitar 12.000 dan porsinya banyak banget. Cukup mengenyangkan dan pas banget kalau di makan malam hari. Uwu, jadi kangen! Btw lokasinya di belakang Toko Bali Sardjito, masuk Jl. Sendowo D, depan Laundry.

Geprek Sadar
Bisa dibilang geprek Sadar ini adalah induk dari segala ayam geprek yang ada. Iya, awal mula ayam geprek yang semakin hari makin banyak macamnya. Kenapa disebut Geprek Sadar? karena Lokasinya yang berada di Jalan Sanata Darma Daerah Yogyakarta. Atau biasa dikenal sebagai Geprek Bu Rum. Menu yang ditawarkan berupa ayam goreng atau crispy, bisa tambah campuran tahu atau telor, yang jelas bisa request jumlah cabe ya. Untuk harganya, lumayan gitu, sekelas menengah ke atas ges (that's why I used to go there only once a month, ekeke). Tapi rasanya yang bikin nagih dan tempat ini gak pernah sepi loh! Dan Geprek Bu Rum ini sudah membuka beberapa cabang di Jogja kok, kalian jangan sampai lupa cobain ayam geprek disini!

Warung Inyong
Mahasiswa Jogja ada yang gak kenal sama Warung satu ini? Kalian kebangetan! Kalian harus nyesel melewatkan warung makan satu ini. Selain harganya yang pas di kantong mahasiswa, makan disini mendukung banget buat kumpul-kumpul, cerita, ngerjain tugas, atau sekedar gossip. Eh. Angkatan saya cukup sering mengadakan rapat atau buka bersama disini loh. Yah gitu, kenangannya banyak sih ya, jadi kangen banget. Disana tersedia tempat makan yang khusus berdua, berempat, ramai, ada yang duduk di kursi, atau lesehan di gazebo yang di bawahnya ada kolam ikan dan gemericik air. Menu yang dijual yaitu aneka penyetan ayam, telor, tempe/tahu, oseng sayur dan gorengan (contohnya mendoan bakar/goreng).

Penyetan Mas Pri
Penyetan termuraaaahhh!!! Gilak!!! Sampai pertama kali beli makan disini kayak pergi ke dunia fantasi wkwk kaget sama murahnya. Penyetan tempe cuma 4.000 rupiah loh, nutris*ri es cuma 2.000 aja, sekali makan cuma 6.000 pada zamannya, bayangin deh. Menunya ada ayam tepung, ayam bumbu, tempe tahu, ati rempela dan terong. Ohiya, pertama kalinya saya suka makan terong goreng ya dari sini. Karena terong gorengnya yang enak dan cara gorengnya diiris tipis-tipis. Apalagi tambah sambalnya hmm, gratis kok, tapi untuk kalian pecinta sambal bawang, cukup beli 1.000 rupiah, karena sambal bawangnya made by order. Lokasinya di Selokan arah Pogung Dalangan, sebrang selokan sebelah Selatan. Pokoknya mahasiswa yang lagi kanker (re: kantong kering), kesini deh, it saves your money!

Udah lah nostalgianya! Keburu kangen berat! Saya kenal beberapa warung makan di atas karena onti saya. Kuliah dulu selalu barengan, dan kami sering ke tempat makan sampai-sampai terjadwal untuk makan disana paling nggak 1 bulan sekali atau 2 minggu sekali. Jadi sudah punya jadwal masing-masing untuk tiap warung di atas, bulan depan kita kesana, depannya kesini dan minggu depan ganti kesana atau kesini. Gitu deh. Selamat mencoba ~

2 komentar

  1. Soto sebelah penyetan mas pri nggak dimasukin?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pasti yang nanya pernah/sedang jadi mahasiswa Jogja ya kaaan? Jadi kangen sama soto/sop Pak Min ya ~

      Hapus