Emang Boleh Pegawai Pabrik Nyambi Nulis Blog?

Pegawai Pabrik Nyambi Nulis Blog
Emang boleh pegawai pabrik nyambi nulis blog?

Itulah hal yang paling sering saya pikirkan selama bertahun-tahun bekerja di kantor sambil  mengelola dan merawat sebuah blog pribadi. Mungkin pertanyaan itu juga yang beberapa kali muncul dalam pikiran rekan kerja, tetangga atau bahkan teman lama saya. Iya kan? Hehe

Sebelum ngomongin boleh atau tidaknya, saya mau cerita dulu awal mula membuat sebuah blog. Pada zaman dahulu kala, ceilah udah macam zaman purba banget nih, saya suka menulis hal-hal random di buku catatan, atau notepad di laptop. Dulu sih belum booming nulis di notes ponsel kayak begini. (Fyi ya, ini saya nulis dari HP karena posisi dah gak punya laptop pribadi).

Ya sebenernya cuma curhat-curhatan sederhana saja, pada awalnya. Isinya kebanyakan soal mencurahkan perasaan, hati dan pikiran gitu sih, soalnya kalau didiamkan begitu saja bisa mbeledos kayak udun rek. (meletus seperti bisul maksudnya)

Awalnya Jobless Tak Punya Arah dan Tujuan, sampai Niat Menjadi Pegawai Nyambi Blogging

Saya memulai dunia blogging dengan asal-asalan sejak tahun 2012, saat itu baru lulus SMA dan merantau di Yogyakarta. Banyak sekali tulisan-tulisan yang saya buat di notepad, cuma cerpen dan curhatan gitu sih, sampai akhirnya saya berani me-release tulisan-tulisan random tersebut di blog, eh tapi kalau dicari lagi sekarang mohon maaf udah saya hide ya teman, maafin itu mah masa-masa kekhilafan saya. Alay! 

Sempat vakum beberapa saat tidak posting blog karena fokus di perkuliahan, target saya pengen cepet-cepet lulus dengan predikat cumlaude. Yaah belum tau aja dunia kerja mah gak melihat seberapa cumlaude-mu! 

Sampai akhirnya saya tertampar oleh kenyataan duniawi, dimana saya kesusahan mencari pekerjaan. Mulai introspeksi diri, mungkin karena soft skill saya saat itu yang tidak siap menghadapi dunia kerja, jadilah saya ditolak perusahaan sana sini.

Mungkin memang saya yang kurang mumpuni pada posisi yang saya daftar. Mungkin cara saya yang salah, apa bukan begini cara melamar dan wawancara pekerjaan? Selalu berpikir dengan cara merendahkan diri sendiri karena merasa tak ada gunanya saya kuliah jikalau tidak langsung bekerja. Kuno banget sih ya pemikirannya!

Hingga suatu hari saya kepikiran untuk menuliskan perjalanan saya mencari kerja di perusahaan-perusahaan besar yang akhirnya menuju kegagalan. Ya kan lumayan bisa sharing pengalaman untuk orang lain, meskipun sedikit ceritanya, yang penting besar impact-nya.

Di tengah-tengah masa menganggur tersebut saya berfokus dan giat sekali memperbaiki blog ini. Dari awal saya hanya mempunyai satu-satunya blog kesayangan yaitu /anggieghiaz.com/ yang dulunya masih pakai domain gratisan.

Saya belajar otodidak, mulai dari evaluasi gaya bahasa, ganti template, ganti font, belajar tata letak blog, belajar HTML untuk pemula, semua-muanya saya niatkan untuk serius di dunia blogging sambil menunggu sampai dapat kerjaan di dunia nyata.

Pada saat itu saya belum punya pikiran kalau blogging bisa menjadi sumber cuan juga, yang penting saya nulis-nulis aja lah dulu!

Blog ini secara tidak langsung telah menjadi saksi tertulis perjalanan kehidupan saya, dari seorang perempuan yang jobless, stress dan bingung ditolak beberapa perusahaan besar. Sampai akhirnya saya ditakdirkan untuk terjebak dalam sebuah pabrik di pinggiran Kabupaten Sidoarjo. Yang mana perusahaan manufaktur inilah yang menjadi ladang rejeki saya sampai saat ini.

Dulu saya masih belum kepikiran mau nikah kapan, sampai akhirnya menjadi seorang ibu dari 1 anak perempuan. Tentunya blog ini tak luput dari cerita-cerita random saya sebagai ibu, istri, dan menjadi diri sendiri sebagai Anggie Ghiaz.

Alasan Kenapa Seharusnya Saya Dibolehkan Bekerja sekaligus Menjadi Blogger?

Sebenarnya tulisan ini saya buat karena berawal dari overthinking yang menghantui saya selama ini. Lalu saya membuat beberapa alasan yang akhirnya menjadi pembenaran dalam kehidupan saya, gimana ya, kalau gak begini gak bakal nemu titik terangnya.

Bukan saya egois ingin menikmati hidup sesuka hati tanpa memikirkan orang lain. Namun inilah jalan hidup yang penuh dengan konsekuensi dan tanggung jawab, jika berani bertindak sesuatu harus berani pula menghadapi resiko yang muncul bersamaan. Pada akhirnya orang lain tidak akan peduli dengan perjuangan saya sejauh ini, jadi ya harus survive sendiri walau bagaimanapun.

Oleh karena itu, saya pun membuat list seperti ini semata-mata untuk menenangkan pikiran dan jiwa agar tidak muncul rasa bersalah pada orang lain maupun diri sendiri.

Sudah Menekuni Blogging Jauh Sebelum Bekerja

Alasan pertama karena saya sudah terjun dan menekuni dunia blogging jauh-jauh sebelum diterima kerja di perusahaan saya saat ini. Saya bekerja disana mulai bulan Augustus 2018, sedangkan saya mulai ngeblog tahun 2012. Yah meskipun pas awal dulu isinya cuma bercandaan, tapi kan blog ini sudah lahir sejak saat itu.

Kemudian saya baru serius ngeblog dari tahun 2017, sampai akhirnya beberapa brand menghubungi saya untuk melakukan kerja sama, tentunya kerja sama berupa tulisan lho ya. Hehe

Jadi kalau ditanya duluan mana antara kerja dan ngeblog? Jelas ngeblog duluan dong. Karena sudah menekuni dunia blogging jauh sebelum kerja, jadi tidak ada alasan pekerjaan yang mampu menghentikan aktivitas saya sebagai blogger. Tinggal berharap jangan sampai ada yang menghalangi hobi sayauntuk kedepannya.

Ingin Menjadi Pribadi yang Bermanfaat

Melalui tulisan-tulisan yang saya posting di blog ini, jelas saya selalu berharap bahwa tulisan saya akan bermanfaat untuk orang lain. Beberapa pembaca yang 'tidak sengaja' mampir kesini pasti karena ingin mencari informasi tertentu dan kebetulan saya menyajikannya gratis dalam sebuah tulisan.

Beberapa juga karena ingin update alias kepo soal kehidupan pribadi saya, ceilah narsis banget kayak ada yang peduli aja ghi. Kan yang tahu soal blog ini pasti ya orang-orang terdekat juga, dapat link pun dari yang saya bagikan lewat sosial media atau WA story, jadi otomatis selain pembaca organik dari mesin pencari ada juga yang datang kesini melalui link yang saya bagikan, dan mereka ngeklik link tersebut karena penasaran dengan apa yang saya tulis kan.

Sejak awal menulis disini memang tujuan pertama saya adalah bebas berkarya tapi apapun topiknya harus tetap informatif supaya bermanfaat untuk para pembaca setia. Hehe

Profesional antara Pekerjaan Kantor dan Ngeblog

Meskipun sudah bekerja di perusahaan yang sekarang, saya berusaha selalu produktif dengan menghasilkan tulisan-tulisan disini. Mungkin menurut kalian akan sedikit rempong membagi waktu antara pekerjaan di dunia nyata dan dunia maya. Oh tentu saja tidak! Tidak sedikit maksud saya, karena sudah bisa dipastikan rempongnya banyak banget.

Saya selalu berusaha profesional untuk memisahkan pekerjaan di kantor dengan aktivitas ngeblog saya. Kerja ya kerja, ngeblog ya ngeblog gitu maksudnya. Saat jam kerja saya akan fokus mengerjakan jobdesc dan tugas yang gak bakal ada habisnya itu, namun selepas jam kerja saya akan kembali membuka /blogger.com/ tidak lain tidak bukan ya mau ngeblog lagi lah, yakali nonton drakor.

Pssst waktu untuk keluarga pun ada sendiri ya teman-teman, ntar jangan dikira hidup saya isinya kerja dan ngeblog doang. Saya pun berusaha tidak memegang gadget di depan anak, karena salah satu ikhtiar saya mengurangi screentime sejak dini. Salah satunya dengan tidak bermain HP di depan dia. Otomatis saya ngeblog saat dia sedang tertidur lelap.

Kalau bukan pas jam istirahat ya pas jamnya orang lain tidur, jadi selagi tidak mengganggu dunia nyata, tolong biarin saya ngapain aja di dunia maya ini. InsyaAllah ya gak bakal mengganggu ketenangan orang lain. Iya kan?

Prioritas Kerja di Kantor, Blogging as Side Hustle

Pekerjaan di  dunia offline, sebagai purchasing di sebuah perusahaan, akan selalu menjadi prioritas pertama dan mata pencahariaan utama saya. Karena untuk sejauh ini, income stabil saya berawal dari pekerjaan tersebut.

Sedangkan ngeblog atau blogging saya jadikan sebagai side hustle atau side job atau kerja sampingan, yang kebetulan juga menghasilkan cuan dan bisa membuat saya lebih produktif  lagi. Selain menulis untuk kesenangan pribadi, bisa juga jadi sarana penyembuhan jiwa, sekaligus sebagai extra income bulanan.

Sesibuk apapun saya dengan aktivitas blogging, maka saya harus tetap mendahulukan pekerjaan di kantor. Tapi tidak menutup kemungkinan jika blogging akan mengakuisisi posisi dan menjadi sumber penghasilan utama juga. Wallahualam!

Sekian lah random talk kali ini, benar-benar random sih ya? Tulisan ini murni curahan hati saya aja sih, gak ada penelitian ilmiahnya juga. Mau diterima syukur, nggak juga gak apa-apa kok. Sekali lagi buat yang mampir kesini, ambil yang positifnya saja yaa.

Semoga saja tulisan seperti ini bisa meyakinkan para pembaca bahwa apapun yang kalian lakukan saat ini, selama bisa membawakan rejeki yang halal untuk keluarga, kenapa harus ragu? Kenapa harus malu? 

Hanya diri sendiri yang mampu memahami dan bisa mengetahui kesulitan yang sedang dihadapi. Serta kitalah yang bisa mengukur kemampuan dan batasan atas apa yang kita kerjakan. Tetap semangat yaa buat para pejuang keluarga 💪

Kembali ke pertanyaan awal, emang boleh pegawai pabrik nyambi nulis blog? Boleh dong, boleh banget! Ngeblog kan kayak hobi lain di luar sana 🤗

Hunting Kue Khas Lebaran, Yang Ini Favoritku Mana Favoritmu?

Kue Khas Lebaran
Assalamu'alaikum, alhamdulillah tulisan terakhir untuk challenge menulis di bulan Ramadan ini. Sudahkah kalian berangkat mudik? Pada mudik kemana nih? Kebetulan kami sekeluarga sedang perjalanan menuju Jogja untuk jemput kakak ipar dan rombongan untuk dibawa ke Semarang. Bismillah lancar yaa, buat kalian juga 😇

Untuk lebaran nanti, kalian sudah menyiapkan kue apa aja nih untuk disajikan di toples ruang tamu? Pasti ada dong beberapa kue khas lebaran yang dipajang cantik di meja? Momen lebaran selalu identik dengan kue kering yang menjadi ciri khas hari Raya, dan banyak juga yang menyiapkan beberapa jajanan cemilan untuk bisa dinikmati para tamu yang ingin berkunjung untuk halal bi halal saling bermaaf-maafan.

Ramadan ini ada yang viral di tengah momen mencari suguhan di meja, yaitu jajanan receh yang didapatkan buibu dari hasil Live atau mantengin Shopee Video. Beberapa orang yang cerita ke saya, mereka bisa dapat jajanan sepack dengan harga terjun payung dengan fantastis. Ya karena itu saya sebutkan jajanan receh.

Termasuk mama saya yang belanja beberapa cemilan di rumah dengan harga yang sudah disunat karena voucher Live Shopee. Kebanyakan potongan harga sampai 15ribu rupiah, jelas aja kan kalau barang tersebut seharga 20ribuan dipotong 15ribu ya kita cuma bayar 5ribu aja, mana gratis ongkir pula, gimana? Menggiurkan sekali kan? 

Mangkanya mama saya sering mantengin Shopee seharian, dan rasanya hampir tiap hari ada kang paket dateng nganter kiriman, karena yang dibeli mama bukan cuma jajan buat di rumah. Kadang belikan titipan tetangga atau bisa juga untuk dijual lagi, ambil untungnya pakai fee jastip gitu deh.

Nah ini nih hasil hunting jajanan receh untuk rumah kami, dapat apa aja yaah?

  • Kerikil coklat jajanan umroh = 20k
  • Kismis 500 gram = 7k
  • Kacang kupas (mentahan) 1kg = 16k
  • Kerupuk rambak (mentahan) = 23k
  • Kerupuk cassava (mentahan) = 10k

Selain jajanan receh tersebut, di keranjang jajanan juga kami siapkan berbagai macam cemilan kemasan untuk bisa dinikmati para krucils. Udah macam indoapril versi mini aja nih, tinggal kasih minuman rasa-rasa. Mana mama juga nyiapin rak berjalan biar bisa dinikmati anak-anak kecil. Hehe

Nah berikut ini ada juga beberapa kue kering khas lebaran yang paling menjadi favorit saya sekeluarga dan sengaja kami pesan ke tetangga tanpa membeli online. Eh beli online juga sih ini, soalnya pesan lewat WA, terus dibuatkan dan dikirim ke rumah. Made by order gitu ceritanya.

Kue Nastar

Kue Nastar
Kue kering dengan rasa yang gurih manis, dan dipadukan dengan isian selai nanas. Biasanya kue ini selalu ada di meja saat lebaran tiba. Termasuk saya yang menyediakannya di rumah. Umumnya bentuk nastar yang standard yaitu bulat mengkilap, sedangkan seiring berjalannya waktu banyak kreasi nastar yang dibentuk sedemikian rupa.

Awalnya agak kecewa sih waktu pertama kali lihat nastar yang saya punya, pas dianter ke rumah, lho kok bentuknya begini? Karena yang ada di pikiran saya yaitu nastar menul-menul cantik dengan isian nanas yang manis. Ternyata waktu dikirimkan yang saya dapat adalah nastar berbentuk seperti bunga tulip, ya meskipun masih tetap ada selai nanasnya juga. Menurut saya nastar yang begini lebih estetik jika dipajang sih, tetap tidak mengurangi ciri khas kue kering saat lebaran. 

Kue Kastengel

Kue Kastengel
Kue yang satu ini adalah kesukaan bapak, yaps terbuat dari bahan utama keju dan mentega, kue yang dicetak memanjang kecil-kecil ini memiliki rasa yang sangat gurih. Kalau saya sih sesekali makan gapapa, cuma gak terlalu doyan banget karena dasarnya gak suka keju. Hehe

Kue Putri Salju

Kue Putri Salju
Nah ini salah satu kesukaan saya lagi selain nastar nanas, yaitu putri salju. Sepertinya dari sini ketebak ya kalau selera saya yang manis-manis. Emang iya! Hehe

Putri salju adalah kue kering yang berbentuk seperti bulan sabit, disajikan dengan taburan gula halus seperti salju. Kue ini digemari oleh orang-orang karena ketika menyantapnya terasa gurih, manis dan ada sensasi dingin dari gula pasir halusnya.

Ketiga kue di atas, harga satuan per toplesnya hanya 20ribuan saja lho. Rasanya juga lumayan banget, gak kayak beli di pasaran yang hasil produksi borongan gitu. Kalau ini khas homemade, yang saya suka rasanya gak terlalu manis dan teksturnya gak lengket di mulut. Mantap! Murmer banget, toh ya dimakan sendiri dan ditinggal mudik jauh. Wkwk

Kalau kalian kue khas lebaran apa aja yang disiapkan di rumah? Coba sebutkan adakah makanan ciri khas lebaran yang harus ada saat lebaran? Yuk sharing disini ☺

***
Tulisan ini dibuat khusus untuk mengikuti BPN Ramadan Blog Challenge 2024 murni dari pemikiran random penulis dan beberapa riset online. Apabila ada kesalahan kata atau kesamaan pemilihan kalimat, mohon dimaafkan dan ditegur dengan kemurahan hati.

Kalau kalian juga mau ikut tantangan seperti ini, bisa langsung cek saja ke sosial media @BloggerPerempuan atau hashtag #BPNRamadan2024.

Serba-Serbi Mudik Lebaran 2024 - Tips Mengatur Pengeluaran

Serba Serbi Mudik 2024 Tips Mengatur Pengeluaran
Assalamua'alaikum, jangan bosan yuk ikutan ngitung mundur tulisan yang saya buat untuk challenge Ramadan 2024, dan kali ini sudah masuk tulisan ke 14 nih ya. Tepat di hari ke 27 Ramadan pada saat saya menulis intro ini, diperkirakan akan menjadi hari dimana puncak mudik lebaran 2024 terjadi. Mungkin sekitar tanggal 6-7 April 2024 para warga +62 akan melakukan mudik ke kampung halaman masing-masing.

Menurut survey yang dijelaskan dalam laman web Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK RI), diperkirakan ada sekitar 193,6 juta orang yang akan melakukan mudik Idul Fitri 2024, dimana sekitar 18,3 persen dari pemudik memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi, wow paling banyak diantara pilihan mode transportasi lain nih teman.

Secara otomatis pengguna jalan tol juga semakin meningkat di puncak arus mudik. Hal tersebut juga berlaku untuk ruas-ruas tol utama yang ada di sepanjang Pulau Jawa. Waduh ngebayangin jalan tol yang macet, bakal seramai apa ya kira-kira.

Oleh karena itu para warga Indonesia disarankan untuk menghindari tanggal "horor" tersebut, tak sedikit juga yang memilih untuk mudik lebih awal. Keren sih, bisa libur awal, gimana caranya ya? Kantor ibuk cuma dapat jatah cuti bersama seminggu, eh Sabtu ini aja masih masuk sesuai kalender kerja. Haha

Serba-Serbi Mudik Lebaran 2024

Mumpung lagi hype ngomongin soal mudik nih, yuk kita bahas serba-serbi mudik lebaran 2024 yang lagi viral di kalangan netizen, bahkan di TikTok juga sering dibahas tentang vibes mudik yang bikin kangen banget, sekalian mau cerita pengalaman pribadi soal persiapan mudik tahun ini yaah.

Mudik dengan Beban Overload

Kendaraan Beban Overload
Tradisi mudik menjelang lebaran sudah dilakukan sejak nenek buyut kita, tergantung anak cicitnya saja nih dapat jodoh orang mana, kalau kepleset ke tetangga sebelah ya gak bakal ngerasain mudik lagi, yekan. Hehe

Saat kembali ke kampung halaman pasti tidak dengan tangan kosong, ada barang-barang yang harus dikemas dan dibawa pulang, contoh misalkan baju sekeluarga. Belum lagi biasanya ada yang membawa bingkisan atau hadiah untuk orang tua, semakin banyak yang disiapkan semakin bingung bawanya gimana. 

Bahkan ada beberapa orang yang sengaja membawa barang bawaan melebihi kapasitas kendaraan saking banyaknya. Bukan hanya di lebaran tahun ini saja, sepertinya tahun-tahun sebelumnya pun sudah biasa jika melihat kendaraan mudik dengan beban yang overload seperti ini.

Saya bukannya mau berkomentar soal kendaraan yang overload tadi yah, karena kan yang mengerti kondisi dan kebutuhan adalah pemudik itu sendiri. Bukan juga mau membenarkan yang seperti itu, karena kalau mudik dengan membawa beban overload itu juga berbahaya lho temans. Usahakan jumlah bawaan yang sesederhana mungkin.

Nah disini saya hanya ingin menghimbau untuk para pengendara kendaraan pribadi saat hendak mudik, baik itu motor atau mobil, dan juga transportasi umum, jangan lupa selalu berdoa dan berhati-hati selama berkendara yah, ingat ada keluarga besar yang menunggumu pulang.

Mudik Membawa Pesan Keluarga

Pesan untuk Keluarga
Selain pemandangan motor atau mobil yang 'mencotot' dan tersiksa oleh majikannya (re:penumpangnya), ada juga nih beberapa pemudik yang bikin haru sekaligus bikin kita tertampar oleh kenyataan. 

Beberapa diantara mereka ada yang sengaja menuliskan pesan-pesan di secarik kertas dan menempelkannya pada bagian belakang kendaraan atau barang bawaan. Sehingga para pengendara lain yang ada di belakangnya bisa melihat dan membaca tulisan tersebut.

Tulisan ini biasanya berupa kata-kata motivasi yang relate banget buat para perantau jauh. Kadang ada juga yang menuliskan kalimat candaan yang hanya bermaksud untuk hiburan saja. Namun kebanyakan tulisannya memiliki pesan tersirat yang menyentuh, terkhusus untuk keluarga mereka yang sedang menunggu di rumah.

Tertangkap Netizen Bawa "Jimat" Masuk Jalan Tol

Bawa Jimat Masuk Jalan Tol
Kali ini cerita paling absurd yang datang dari sobat kuliah dulu, sekitar tanggal 5 April kemarin, teman saya Ambo panggilannya, dia melakukan perjalanan mudik dari Jakarta-Sragen melalui jalan tol. Saat itu dia bersama dengan temannya yang saya kenal juga, Mbak Yessy, sama-sama asal Sragen yang merantau ke Jakarta.

Di tengah jalan mereka berdua bertemu dengan kejadian aneh bin ajaib, mobil di samping kanan depan mereka ada sesuatu menggantung pas di sekitar plat nopolnya. Setelah didekati ternyata bentuknya seperti kolor cewek, tau lah ya apa, semp*k gitu lho parah 🤣

Saya verifikasi ulang dengan bertanya apakah itu beneran? Ternyata video itu Ambo sendiri yang ngerekam, dan beneran ketemu seperti itu di jalanan. Kami pun chatting dengan berandai-andai, untuk apakah benda itu?

Mbak Yessy berspekulasi kemungkinan sebagai penangkal hujan, Ambo menambahkan ada celah pesugihan juga yang menggunakan jimat seperti itu. Tapi bisa jadi hanya sebagai sensasi yang dibuat-buat karena vibes mudik lagi viral, atau emang lupa nyantolin kesitu tapi gak dilepas, atau bahkan bisa jadi mereka gak tau dan ada orang iseng memasang hal seperti itu. Wallahualam, hanya Allah yang Maha Mengetahui. Wkwk

Jadi Mudik Apa Nggak Nih?

Jadi mudik nggak yaa?
Kerisauan yang terjadi antara saya dan suami. Rencana mudik bahkan sudah kami putuskan sejak tahun baru 2024. Saat itu kami main ke Jogja karena bapak ada agenda meeting pekerjaannya. Kami jadi kepikiran, udahlah bisa ke Jogja tapi belum bisa ke Semarang untuk ke rumah akungnya Asiy, dah lama banget gak main kesana. Apa pas lebaran aja ya? Yah awalnya memang baru rencana saja tanpa ada persiapan yang matang. 

Hari semakin jauh, bulan berganti sampai kami bertemu Ramadan di tahun ini. Sayangnya tabungan belum mencukupi untuk mudik, sebenarnya bapak ada honor kerjaan saat awal puasa kemarin, tapi pucuk dicinta ulam tak tiba alias yang ditunggu belum keluar hilalnya. Kami pun kebingungan dengan rencana mudik yang belum juga kami susun tapi dah kelihatan memaksakan dompetnya. Hehe

Udah tanya-tanya soal sewa kendaraan yang ternyata harganya naik 2x lipat, yah wajar lah kan puncak Ramadan pasti harga sewa pun gak bisa dipatok dengan tarif normal. Minggu-minggu terakhir Ramadan, kami disibukkan dengan berhitung dan bertanya, jadi mudik gak nih? Gak jadi aja ya? Eh jadi aja lah eman, tapi mau pakai modal yang mana?

Dengan mengais sisa-sisa di ATM kami pun memutuskan tetap berangkat ke Semarang sekitar tgl 9 April 2024.Dah semua yang ada kami pakai dulu, kata bapak ntar pasti diganti sama Allah. Tabungan Reksadana, Tabungan Asiy, Tabungan Tabletnya Ibuk, sisa THR dan gajian ibuk setelah dikurangi biaya bulanan. Mantap sekali, ini aja kami masih khawatir takutnya kurang dan ada pengeluaran dadakan. Bismillah Allah selalu cukupkan! 

Tips Mengatur Pengeluaran saat Mudik Lebaran

Berkaca dari pengalaman saya di atas, mudik tanpa persiapan finansial, fisik maupun mental akan menjadi sangat berat jika dilakukan dengan terpaksa. Seperti yang kita ketahui bahwa mudik bukan hanya sekedar kembali pulang, tapi juga membutuhkan biaya yang lumayan besar.

Oleh karena itu, diperlukan rencana keuangan yang bijak untuk mengatur pengeluaran saat mudik, supaya dompet tidak boncos karena adanya pengeluaran tidak terduga. Nah berikut ini beberapa tips yang dapat kalian lakukan untuk mengatur pengeluaran saat mudik lebaran agar finansial tetap aman sentosa selepas Hari Raya :

1. Buat Tabungan Khusus Hari Raya
Supaya tidak kalang kabut masalah biaya untuk mudik, apalagi saat waktu mudik sudah mepet lebaran. Cobalah untuk membuat tabungan khusus Hari Raya, termasuk di dalamnya adalah anggaran untuk mudik, budget membeli baju baru, dan angpao lebaran khusus ponakan dan saudara-saudara.

Tabungan khusus Hari Raya ini sangat menguntungkan buat kalian yang tidak berkesempatan mendapatkan THR tiap tahun, contohnya buat pekerja lepas atau borongan.  Meskipun kalian sudah pasti dapat THR pun juga boleh banget mengatur keuangan dengan menyiapkan Tabungan Hari Raya kok. Karena nantinya tabungan ini sama-sama memudahkan kita.

Siapkan tabungan khusus jauh-jauh hari sebelum waktunya mudik tiba. Coba menyisihkan sebagian pemasukan untuk menabung, jangan lupa disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan juga ya.

Buat kalian pengguna M-Banking bisa juga lho memisahkan kantong tabungan dan dibuat khusus untuk persiapan Hari Raya. Ada pula fitur tabungan otomatis yang dapat diatur sesuai keinginan kita.

2. Manfaatkan THR dengan Bijak
Biasanya Tunjangan Hari Raya atau THR dari perusahaan maupun instansi negara akan dibagikan menjelang lebaran, idealnya sekitar 10 hari sebelumnya. Selain THR ada pula bonusan tiap tahun yang dibagikan hampir bersamaan dengan THR. 

Apalagi kalau gajian cair hanya selisih hari dengan THR/bonusan, berasa kaya mendadak karena isi ATM berkali-kali lipat dibanding penghasilan rutin bulanan. Disinilah ujiannya, jangan sampai terlena karena nominal yang besar, lalu tanpa sadar membeli sana sini barang yang bukan kebutuhannya.

Sehingga kita harus lebih cermat dan bijak dalam mengelola THR dan bonusan yang masuk, supaya keuangan tidak melayang begitu saja, tapi dapat teralokasikan dengan baik dan benar.

3. Bikin Rencana Perjalanan dan Estimasi Biayanya
Karena menjelang hari lebaran, biasanya biaya apa saja akan naik sangat signifikan, sama halnya biaya transportasi untuk mudik yang juga naik hampir 2 kali lipat. Oleh karena itu kita harus memperhitungkan pengeluaran khusus perjalanan mudik. 

Contohnya jika ingin menggunakan transportasi umum, maka harus dipikirkan estimasinya untuk PP (pergi-pulang) sesuai dengan kenaikan harga tiket. Apabila menggunakan kendaraan pribadi, maka harus dipikirkan juga kebutuhan untuk service mobil, biaya tol dan juga bensin untuk perjalanannya.

Saya pun akhirnya bikin rencana perjalanan include dengan budget atau estimasi biaya yang dibutuhkan. Hal tersebut bertujuan untuk menghitung seberapa banyak kebutuhan yang kami perlukan untuk mudik tahun ini.

4. Budget untuk Kebutuhan Tak Terduga
Masukkan juga budget untuk kebutuhan yang tak terduga selama mudik. Contoh-contoh kebutuhan tak terduga yang tidak akan bisa diprediksi yaitu : mobil mogok atau ban bocor. Naudzubillah, jangan sampai kejadian ya buat teman-teman. 

Selain karena kondisi kendaraaan yang tak bisa diprediksi, ada pula kebutuhan yang kemungkinan bertambah, misalnya budget untuk membeli oleh-oleh untuk tetangga atau saudara saat kembali ke tanah rantau. 

Caranya bisa membuat anggaran sekitar 5-10% dari total kebutuhan mudik per tahun, dengan begitu jika terjadi hal-hal tak terduga dan membutuhkan biaya, maka kita sudah tidak perlu pusing lagi memikirkan biayanya.

5. Disiplin dengan Budget dan Catat Pengeluaran
Rencana perjalanan dan budgeting yang telah dibuat sebelumnya, dapat dijadikan patokan untuk mengeluarkan uang selama mudik. Apabila ingin membayar sesuatu harus disesuaikan dengan perhitungan budgeting agar tidak melebihi budget yang telah ditentukan. Agak kaku sih tapi lumayan untuk mengatur pengeluaran. 

Untuk mengontrol pengeluaran, bisa dengan cara mencatat harian setiap kali ada transaksi bayar membayar. Tentunya mencatat pengeluaran ini harus memiliki tekad penuh dan konsisten yang tinggi supaya berhasil dalam proses mengelola keuangan. 

Prinsipnya "budget" disini, boleh kebanyakan asal jangan sampai kurang! Lebih baik surplus ada sisa daripada minus malah nombok. Yakan. Hehe

6. Hindari Pengeluaran yang Tidak Perlu
Apabila ada kebutuhan mendadak di luar list budget yang telah ditentukan sebelumnya, usahakan tetap dalam tahap wajar dan masih masuk dalam kategori budget yang tidak terduga. Tetap diperhitungkan supaya tidak melebihi dana tak terduga yang disiapkan.

Apabila kalian memiliki kartu kredit, biasanya bisa menjadi solusi agar tidak mengganggu budget awal. Namun penggunaan kartu kredit tersebut harus tetap dibatasi dan lebih cermat memilah sesuai kebutuhan.

Ingat ya, belilah sesuatu karena kamu memang membutuhkannya, bukan menginginkannya. Penggunaan kartu kredit harus dengan bijak dan cermat, agar tidak timbul tagihan yang memberatkan setelah lebaran nanti. Kalau bisa malah hindari saja pengeluaran yang tidak perlu.

7. Siapkan Diri Apabila Tidak Sesuai dengan Perhitungan
Apabila budgeting dan rencana perjalanan tidak berjalan sesuai yang diharapkan, maka kunci pertama yang harus kita buka adalah sabar dan ikhlas. Mempersiapkan diri menghadapi sesuatu yang tidak sesuai dengan planning kita, tetap percaya bahwa Allah adalah sebaik-baiknya perencana terindah untuk hidup kita. 

Bisa jadi waktu perjalanan tidak sesuai dengan yang kita harapkan, atau pengeluaran yang ternyata melebihi anggaran yang sudah disiapkan. Anggap saja bahwa memang seperti itulah rencana Allah, nanti akan digantikan dengan cara yang lain.

Yang penting kita sudah berikhtiar dan hasilnya kita serahkan ke Allah. Biar kalau ada yang mbeleset dikit kecewanya tidak terlalu besar. Jadi kita selalu siap dengan kemungkinan buruk yang akan terjadi.

Tips Mengatur Pengeluaran Mudik
Sekian tips yang bisa saya bagikan disini, barangkali ada yang mau menambahkan boleh juga lho sharing di kolom komentar. Semoga bermanfaat dan dapat diambil ilmunya maupun hikmahnya, pokoknya ambil yang positif dan buang yang negatif. Eaak! 

Jadi apakah kalian sudah merencanakan perjalan mudik tahun ini? mau kemana dan persiapan apa saja yang sudah kalian lakukan? Mengingat ada ratusan juta orang yang akan kembali ke kampung halamannya untuk merayakan lebaran, saya jadi ngebayangin gimana persaingan kendaraan di jalan-jalan raya nanti. Tetap berhati-hati dalam berkendara dan selalu mengutamakan keselamatan yaa!

Jangan lupa berdoa agar selalu dalam lindungan Allah SWT dimanapun kalian berada. Semoga mudiknya lancar sampai tujuan dan selamat berlebaran dengan keluarga. Happy long holiday friends!

*** 
Tulisan ini dibuat khusus untuk mengikuti BPN Ramadan Blog Challenge 2024 murni dari pemikiran random penulis dan beberapa riset online. Apabila ada kesalahan kata atau kesamaan pemilihan kalimat, mohon dimaafkan dan ditegur dengan kemurahan hati.

Kalau kalian juga mau ikut tantangan seperti ini, bisa langsung cek saja ke sosial media @BloggerPerempuan atau hashtag #BPNRamadan2024.

Tempat Wisata Favorit di Kampung Halaman Ibuk - Bapak (Ngawi & Semarang)

Wisata Favorit di Kampung Halaman
Assalamu'alaikum, kurang 3 postingan terakhir nih, alhamdulillah udah masuk postingan yang ke 13 aja. Eh yang ke 13 ya? Angka favorit saya nih. Ada banyak kenangan soal angka ini yang tidak perlu dibahas disini karena sekarang waktunya bahas yang lain. Hehe

Ohiya, ngomong-ngomong ikutan challenge kali ini lumayan ada up & down ya, kadang selow banget nulisnya karena dah punya draft buat postingan beberapa hari ke depan, kadang ngoyo banget karena ide dan niat baru muncul pas hari H jadwal posting. Padahal sebenarnya Blogger Perempuan tidak mewajibkan posting sesuai urutan, pun tidak ditentukan jadwal postingnya, yang penting maksimal tanggal 14 Januari sudah submit sebanyak 15 tulisan.

Ini mah gara-gara saya sendiri yang menargetkan tulisan dengan jadwal posting, saya sengaja bikin waktu 2 hari sekali, macam ngobatin luka pakai salep aja ya. Karena menurut saya selang waktunya relatif ideal, sehari posting sehari tidak, pas di sela waktu tidak posting bisa bikin tulisan baru buat jadwal selanjutnya. Ceilah sok strategis sekali hamba.

Pada kenyataannya, ada waktu dimana saya males ngedraft dan akhirnya tertatih-tatih nulis sambil kayang. Maksud saya, perlu effort buat ngejar jadwal postingnya. Ya beginilah definisi cewek rempong, bikin jadwal sendiri, ngoyo/ribet sendiri, tapi ya ujung-ujungnya diselesaikan sendiri. Semangat ya! 

Kali ini saya mau cerita tentang destinasi wisata favorit di kampung halaman, yaps kampung halaman saya adalah Ngawi, Jawa Timur. Semenjak menikah saya punya tujuan mudik yang baru, yaitu Semarang, pernah juga diajak ke beberapa tempat wisata disana, akhirnya saya memutuskan untuk menuliskan tentang keduanya saja, kampung halaman saya dan suami.

Sesuai judul yang sudah kalian baca di atas, bapak-ibuk adalah panggilan kesayangan Asiy untuk saya dan suami, jadi saya mau cerita disini pov sebagai orang tua yang mengenalkan tempat-tempat wisata untuk anaknya, dan inilah beberapa tujuan tempat wisata paling favorit yang ada di kampung halaman bapak dan ibuk yaah.

Objek Wisata Alam di Taman Olba - Ngawi

Wisata Taman Olba Ngawi
Tempat wisata favorit yang pertama ini dari daerah Ngawi, tempat kelahiran ibuk (saya sendiri maksudnya). Pernah kesini sekitar 2 tahun lalu, masih masa-masa transisi setelah Covid-19. Kebetulan pas liburan ke Ngawi, saya lupa dulu kesana pas ada kesempatan apa, yang diingat mah pas liburannya aja. Hehe

Saya lumayan terkesima saat diberi tahu bahwa di sekitar kampung halaman saya ada tempat rekreasi seperti ini. Karena dulu waktu saya masih kecil, mau ke kolam renang saja harus pergi jauh naik bis mini atau mobil pribadi (itupun kalau diajak saudara/tetangga), betulan kampungnya simbah dulu tuh dah kayak ndeso bingits. Tapi ibuk senang banget kalau ingat-ingat main di desa dulu.

Nah sekarang bermunculan tempat-tempat rekreasi hiburan di sekitar sini jadi makin bersyukur dengan kemajuan dan berkembangnya daerah ini.

Taman Olba Gerih - Ngawi ini merupakan tempat wisata alam edukatif dengan pemandangan yang cukup bagus. Tempat ini juga dipenuhi dengan pohon rindang yang membuat suasananya semakin teduh dan sejuk. Memasuki kawasan wisatanya juga terlihat cukup bersih dan terawat.

Wahana Bermain di Taman Olba Gerih - Ngawi

Berikut ini adalah beberapa wahana bermain yang bisa kita gunakan dengan membayar tiket masuk per wahana :

  • Outbond Arena
  • Perahu Kano
  • Mini Zoo
  • Kolam Renang
  • Mini Waterboom
  • Terapi Ikan
  • Naik ATV/Oktoped

Wahana di Taman Olba Ngawi
Selain wahana wisata yang lengkap, disini juga terdapat berbagai macam fasilitas umum yang dapat kita gunakan. Ada cafetaria atau semacam foodcourt untuk membeli snack/makanan, bahkan di dalamnya juga disediakan gubug khusus untuk pedagang yang ingin menjual masakannya disini. Tentunya dipatok harga sewa ya.

Di sekitar wahana perahu kano, terdapat aula atau kalau saya sih menyebutnya seperti balai, dimana di tengah-tengah balai sini kita bisa sambil tiduran menikmati suasana alam dan melihat perahu kano yang berlalu-lalang. 

Tak jauh dari balai ini juga ada gardu pandang, bentuknya seperti panggung, sepertinya bisa digunakan jika rombongan kalian ada acara tertentu.

Pada bagian belakang sendiri ada lahan luas dan trotoar yang bisa digunakan untuk senam atau bermain kelompok. Seru sekali ya!

Semua wahana dan fasilitasnya bisa kalian nikmati dengan harga yang sangat terjangkau! Mulai dari gratis hingga maksimal 35ribuan saja per wahana. Dijamin ketagihan dan pasti mau balik kesini lagi deh! Saudara saya yang tinggal di Ngawi saja sering banget berkunjung kesini.

Bahkan beberapa pengunjung dari luar kota pun juga ada, contoh dari daerah Nganjuk, Madiun dan Sragen. Gak salah kan Taman Olba menjadi tempat wisata favorit saya! Hehe

Lokasi : google maps disini
Info Selengkapnya : Instagram @tamanolba

Destinasi Wisata Ngrembel Asri - Semarang

Wisata Ngrembel Asri - Semarang
Nah tempat yang kedua ini berasal dari kampung halaman bapak yaitu Semarang. Berada di sekitar daerah perbukitan dengan kontur naik turun dan jalan berbelok, suasananya hampir mirip seperti puncak Trawas - Mojokerto, cuma kalau ini gak berasa dingin-dinginnya sih, masih bisa ditoleransi lah.

Ngrembel Asri mengusung tema one stop recreation, menjadi tagline yang mereka banggakan dan tertulis jelas di pintu masuknya. Kenapa kok one stop recreation? Karena disini tuh serba ada, hampir mirip lah kayak Taman Olba tadi. Mau apa aja ada disini dan itulah yang menjadi daya tarik wisatawan luar.

Dulu saya pernah kesini sekitar hari kedua lebaran tahun 2022, waktu itu Asiy masih berusia sekitar 10 bulanan, belum bisa jalan dan masih bayik gembul bingits. Pernah saya bikin reels juga di Instagram dengan kualitas video seadanya karena emang gak ada niatan bikin vlog ala-ala gitu, coba cek disini deh.

Awalnya kesana hanya untuk makan siang bersama, belum kebayang sih kalau di dalamnya ada wahana atau fasilitas yang bisa kita nikmati dan bikin nagih untuk datang lagi.

First impression saat datang kesini yaitu antrian yang sangat amat panjang sekali, aduh hiperbola sih, tapi emang bener lho, karena kami datang kesini pas puncak-puncaknya liburan, kemarinnya masih libur Hari Raya dan saat kami datang itu adalah hari yang pas untuk jalan-jalan.

Yang paling berkesan saat di Ngrembel Asri adalah ketika kami sekeluarga makan bersama sambil menikmati suasana alam di sekitarnya, ada kolam-kolam ikan di sekitar lesehan tempat makan kami. 

Eits ditambah waktu itu lagi musim durian dan suami iseng membelinya, padahal dari empat orang yang makan, cuma 1 yang suka durian, iya mama ya, bukan saya. Selagi mama saya menikmati durian kesukaannya, kami pun keluar melihat-lihat wahana lain yang ada disana. Wah, lumayan kagum dengan fasilitas dan wahana bermain yang lumayan lengkap.

Wahana di Ngrembel Asri - Semarang

Beberapa wahana wisata di dalam Ngrembel Asri yang bisa dilakukan disana :

  • Omah PlayOn
  • Fun Game Area
  • Paint Ball Area
  • Wahana Outbond
  • Kampung Satwa
  • Coffe Corner
  • ATV, Floating Ball
  • Trampoline, Mini Boat
  • Bird Aviary
  • Kura-kura Raksasa
  • Wahana Taman Dino
  • Kolam Renang & Waterboom
  • Edukatif Area

Wahana di Ngrembel Asri Semarang
Mantap sekali listnya sampai panjang banget lho, bingung kan mau cobain yang mana aja.

Jika kalian ingin makan disini, sistemnya yaitu mengambil antrian untuk order makan, setelah membayar tiket masuk tangan kita akan dicap oleh petugas di gate depan. Setelah masuk langsung mengantri ke bagian "Pemesanan Makanan", sambil mengantri tentukan pilihan makanan apa saja yang mau diorder, jadi saat sudah sampai depan resepsionis tidak ada yang tertinggal. Sebelum dapat nomor meja, kita tidak dibolehkan ngecup tempat makan dulu. Cukup adil sih ini, kan kasian buat yang udah ngantri panjang, tapi gak bisa duduk buat makan karena sudah diakuisisi pengunjung lain, ada lho di tempat lain.

Nah sambil menunggu 1 orang yang mengantri, kalian bisa bermain dengan satwa di bagian pintu masuk, ada Iguana dan Burung Kakak Tua yang siap menyambut kedatangan kalian dan berfoto bersama. 

Ohiya InsyaAllah lebaran tahun ini kami mudik ke Semarang, dan suami udah ngespill mau ngajak kesini lagi. Yeay, sepertinya harus bikin rencana mau ngapain aja disana. Karena urusan perut paling penting, ya makan siang sih yang jelas! Selebihnya lihat situasi dan kondisi hatinya Asiy. Hehe

Lokasi : google maps disini
Info Selengkapnya : WA 0857-4346-0206

Sudah cukup dua tempat saja yang disebutkan yaa, karena emang sebenarnya saya belum terlalu banyak eksplor tempat, jadi kalau jalan-jalan di kampung halaman begini masih minim banget ceritanya.

Sebenarnya kedua tempat wisata yang saya sebutkan tadi sama-sama cocok untuk dikunjungi bersama keluarga besar. Tinggal pilih kalian sedang berada di daerah mana, cobain deh berkunjung ke salah satunya.

Kedua lokasi wisata tersebut memiliki konsep yang sama yaitu one stop recreation, yang mana artinya adalah kalian bisa menikmati berbagai macam wahana, hiburan dan tujuan refreshing lainnya hanya di satu tujuan wisata ini saja.

Yaudah yang penasaran bisa kok mampir ke dua tempat tersebut di luar libur hari lebaran ini. Karena sepertinya saat libur lebaran nanti bakalan 'peak season' alias lagi ramai-ramainya pengunjung. 

*** 
Tulisan ini dibuat khusus untuk mengikuti BPN Ramadan Blog Challenge 2024 murni dari pemikiran random penulis dan beberapa riset online. Apabila ada kesalahan kata atau kesamaan pemilihan kalimat, mohon dimaafkan dan ditegur dengan kemurahan hati.

Kalau kalian juga mau ikut tantangan seperti ini, bisa langsung cek saja ke sosial media @BloggerPerempuan atau hashtag #BPNRamadan2024.

10 Tempat di Jawa Timur Ini Bisa Dijadikan Tujuan Wisata Religimu

Destinasi Wisata Religi Jawa Timur
Assalamu'alaikum, sudah hampir di penghujung tantangan menulis BPN nih, berjumpa juga dengan postingan saya yang ke 12 ya. Kali ini saya mau cerita tentang beberapa tujuan wisata religi yang ada di Jawa Timur. Tapi sebelum itu, baca intronya dulu yuk!

Menjelang hari lebaran Idul Fitri, biasanya banyak orang-orang yang melakukan wisata religi dengan mengunjungi berbagai tempat untuk ziarah atau beribadah. Sebenarnya bukan saat menjelang hari raya saja, beberapa orang juga sudah mulai banyak yang melakukan wisata religi semenjak masuk bulan Ramadan. 

Wisata religi sendiri merupakan kegiatan mengunjungi destinasi wisata yang berhubungan dengan sejarah, tokoh agama, hingga tempat beribadah. Wisata religi memiliki banyak manfaat untuk seseorang yaitu :

  1. Meningkatkan mental dan spiritualitas
  2. Meningkatkan keimanan hati
  3. Menambah wawasan keagamaan
  4. Menambah wawasan budaya dan sejarah suatu tempat

Manfaat Wisata Religi
Wisata religi tidak hanya dilakukan oleh umat muslim saja lho, untuk rekan kita yang beragama lain juga bisa melakukan wisata religi menuju destinasi sesuai dengan agama masing-masing. Namun tidak menutup kemungkinan untuk kita mengunjungi setiap tempat wisata religi walaupun tidak sesuai keyakinannya, dengan tujuan untuk mempelajari budaya dan sejarah tempat tersebut. Selain itu kita juga bisa belajar toleransi antar umat beragama di seluruh Indonesia.

Wisata religi yang terkenal di Indonesia adalah ziarah makam Wali Songo yang tersebar di seluruh penjuru Pulau Jawa, 5 wali di Jawa Timur, 3 wali di Jawa Tengah dan 1 wali di Jawa Barat. Paling banyak memang ada di Jawa Timur ya teman-teman, kelima makam Wali tersebut sering dikunjungi oleh para wisatawan yang tersebar sebagai berikut :

  1. Makam Sunan Ampel - Surabaya
  2. Makam Sunan Giri - Gresik
  3. Makam Sunan Gresik - Gresik
  4. Makam Sunan Bonang - Tuban
  5. Makam Sunan Drajat - Lamongan

Kelima makam wali tersebut tidak pernah lupa dikunjungi oleh para wisatawan yang ingin melakukan wisata religi di daerah Jawa Timur. Ada yang mengunjungi salah satu atau dua, bahkan ada pula beberapa komunitas atau grup pengajian yang melakukan ziarah seluruh makam Wali Lima (5 sunan yang ada di Jawa Timur).

Oleh karena itu Jawa Timur terkenal dengan wisata religi ziarah makam para wali, namun tidak hanya makam Wali Songo lho teman, kalian juga bisa mengunjungi beberapa tempat ibadah lain yang berada di Jawa Timur untuk dijadikan tujuan wisata religi lho, selain 5 makam anggota Wali Songo kemana lagi ya kira-kira?

Destinasi Wisata Religi
Berikut ini saya berikan contoh 10 tempat di Jawa Timur yang bisa dijadikan tujuan wisata religi, kalian bisa berkunjung disini saat atau di luar bulan Ramadan :

1. Masjid Cheng Ho Surabaya

Masjid Cheng Ho Surabaya
Bangunan masjid ini memiliki model arsitektur seperti klenteng khas masyarakat Tionghoa. Masjid Cheng Ho memang didirikan oleh Komunitas Muslim Tiongkok dengan tujuan mengenang Laksamana Cheng Ho dalam proses penyebaran agama Islam. 

Masjid ini bernuansa merah dan hijau dengan atap berbentuk segi delapan seperti jaring laba-laba. Dalam kepercayaan Tionghoa, angka 8 sebagai simbol keberuntungan, sedangkan laba-laba sendiri menggambarkan penyelamat Nabi Muhammad SAW dari kaum Quraisy.

Masjid ini berada di Jalan Gading, Ketabang, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya. Jika kalian kesini, jangan lupa berfoto dengan latar belakang halaman depan Masjid yaa, dijamin hasilnya estetik sesuai dengan desain arsitekturnya. 

2. Masjid Al-Akbar Surabaya

Masjid Al-Akbar Surabaya
Masjid ini diresmikan oleh Presiden RI KH Abdurrahman Wahid pada tahun 2000 silam. Memiliki 45 pintu masuk yang terbuat dari kayu jati, atapnya berupa kubah besar dan 4 kubah kecil berbentuk limas, dan terukir kaligrafi Al-Qur'an pada bagian dalam kubah. Masjid Al-Akbar juga dilengkapi dengan menara setinggi 99 meter,  jika ingin memasuki kawasan menara tersebut ada tiket yang harus dibayarkan, 7K untuk dewasa dan 5K untuk anak-anak.

Selain itu ada pertunjukan air mancur, Taman Asmaul Husna, dan juga Klinik Bekam disini. Jika ingin berkunjung kesini bisa ke alamat Jl. Masjid Al-Akbar Timur No. 1 Pagesangan, Surabaya.

3. Masjid Agung Sumenep

Masjid Agung Sumenep
Jika kalian berkunjung ke Madura, jangan sampai terlewati untuk berkunjung ke Masjid Agung Sumenep yang menjadi landmark kota tersebut. Bangunan ini memiliki desain arsitektur bernuansa campuran Tiongkok, Eropa, Jawa dan Madura. Pemilihan warna untuk pintu utama dan jendelanya sangat cantik serta terkesan indah. Oleh karena itu, jika kalian berfoto dengan latar belakang masjid ini pasti akan terlihat bak di istana. By the way, masjid ini menjadi simbol masuknya Islam di daerah Sumenep lho. 

Untuk mengunjungi masjid ini bisa langsung ke lokasinya Jl. Trunojoyo No. 184, Kecamatan Sumenep, Kabupaten Sumenep, Madura.

4. Masjid Agung Jami' Tuban

Masjid Agung Tuban
Masuk ke kawasan Tuban, ada juga nih bangunan khasnya yaitu Masjid Agung Jami' Tuban. Masjid ini memiliki sejarah yang sangat panjang dan telah mengalami beberapa kali renovasi. Masjid Agung Tuban didirikan pada abad ke-15 oleh Bupati Tuban pertama yang beragama Islam yaitu Adipati Raden Ario Tedjo. Masjid ini didesain dengan sangat megah dan indah sampai dijuluki Masjid Megah dengan Pesona 1001 malam karena permainan warna yang estetik, terutama saat malam hari. Arsitekturnya khas Nusantara dimana pintu dan mimbar yang terbuat dari kayu terukir ornamen Jawa.

Selain keindahan arsitekturnya, sekitar 10 meter dari Masjid Agung Tuban terdapat Museum Kembang Putih yang menyimpan banyak benda bersejarah, seperti kitab Al-Qur'an kuno yang terbuat dari kulit, keramik Cina, pusaka, sarkofagus, dll.

Masjid Agung Tuban berlokasi di Jl. Bonang, Kutorejo, Kabupaten Tuban yang mana masih berada di sekitar area alun-alun Tuban dan dekat dengan komplek makam Sunan Bonang. Strategis sekali ya temans!

5. Masjid Aschabul Kahfi Tuban

Masjid Aschabul Kahfi
Selain Masjid Agung, ada pula bangunan ibadah sebagai ciri khas Kabupaten Tuban yaitu Masjid Aschabul Kahfi. Masjid ini memiliki nama lengkap Masjid Aschabul Kahfi Perut Bumi Al-Maghribi, kenapa disebut perut bumi? Karena masjid ini terletak di dalam perut bumi alias goa. Perpaduan alami antara ornamen yang dihasilkan oleh alam dengan pilar-pilar masjid menjadikannya sangat indah dan megah. Apalagi adanya stalaktit dan stalagmit yang menggantung di sepanjang goa membuat interior masjid ini menjadi semakin estetik.

Saat berada di dalamnya tak jarang suara-suara sholawat bergemuruh menggema di dalam goa, banyak yang kesini tak hanya sekedar menikmati keindahan masjid yang alami, tetapi juga ingin menambah kekhusyu'an dalam beribadah, di bagian luarnya juga bisa ditemui berbagai macam pilihan oleh-oleh atau souvenir khas Tuban.

Bangunan ini dibangun pada tahun 2002 oleh KH Subhan yang berlokasi di Kelurahan Gedungombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

6. Masjid Tiban Turen Malang

Masjid Tiban Turen Malang
Masjid yang satu ini sering disebut dengan Masjid Seribu Pintu, sesuai dengan namanya bahwa Masjid ini terdiri dari 10 lantai sehingga terdapat banyak sekali pintu masuk dan keluar, dimana setiap lantainya memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Desain Masjid Tiban Turen yang ada di Malang ini bernuansa Timur Tengah, ada campuran Turki, India, Rusia hingga Mesir. Hal tersebut ditandai dengan banyaknya menara tinggi menjulang. Konon katanya Masjid ini tiba-tiba ada begitu saja, alias tidak diketahui proses pembangunannya. Padahal kenyataannya Masjid tersebut dibangun sejak tahun 1978, uniknya tenaga yang ikut andil dalam proses pembangunannya adalah para santri dari pesantren sekitar.

Masjid Tiban Turen berada di kawan Pondok Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah yaitu di Jalan KH Wachid Hasyim Sananrejo Turen, Malang.

7. Masjid Namira Lamongan

Masjid Namira Lamongan
Masjid Namira merupakan bangunan masjid mewah yang dibangun oleh pasangan crazy rich di Lamongan. Masjid Namira ini memiliki interior masjid yang sangat elegan, megah dan juga terang, desainnya pun terinspirasi bernuansa Timur Tengah lengkap dengan kemewahannya. Masjid ini tidak pernah sepi pengunjung karena ada daya tarik tersendiri, selain karena keindahan masjid ini, pengunjung juga kagum dengan adanya kiswah Ka'bah yang berada di mihrab imam, kiswah tersebut didatangkan langsung dari Masjidil Haram dan dipasang dengan pelindung kaca tebal supaya tidak mudah disentuh dan tetap aman.

Masjid Namira Lamongan ini sempat viral karena desainnya yang mirip dengan Masjidil Haram, kalian bisa beribadah lebih khusyu' sambil menikmati kemewahan arsitekturnya. Masjid Namira terletak di Jl. Raya Lamongan-Mantup, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan.

8. Makam Gus Dur Jombang

Makam Gus Dur Jombang
Makam Gus Dur di daerah Jombang ini sering dijadikan tujuan wisata religi oleh para peziarah. Siapa sih yang tidak tahu soal Gus Dur? Nama aslinya yaitu KH Abdurrahman Wahid, beliau merupakan Presiden RI keempat pada tahun 1999 sampai 2001 di era reformasi silam. 

Selain Gus Dur, pada komplek pemakaman itu juga terdapat pula makam Pendiri NU KH Hasyim Asy'ari, makam Menteri Agama RI pertama KH Wahid Hasyim, dan juga makam adik kandung Gus Dur yaitu KH Salahuddin Wahid.

Selain untuk berziarah ke makam Gus Dur, biasanya orang-orang yang berkunjung kesini juga mendatangi Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy'ari yang masih dekat di area pemakaman. Museum tersebut memiliki koleksi bersejarah yang berkaitan dengan masuknya Islam di Nusantara sekitar abad 11-19 Masehi.

Kawasan pemakaman Gus Dur ini terletak di Jl. Irian Jaya Tebuireng No. 10, Desa Cukir, Diwek, Kabupaten Jombang.

9. Makam Troloyo Mojokerto

Makam Troloyo Mojokerto
Berasal dari daerah domisili saya nih, Makam Troloyo yang ada di Mojokerto juga bisa menjadi salah satu pilihan wisata religi kalian lho. Makam Troloyo ini merupakan komplek pemakaman Islam pada masa Kerajaan Majapahit. Komplek pemakaman ini terkenal karena terdapat makam Syekh Jumadil Kubro, yaitu kakek Sunan Ampel atau sesepuhnya Wali Songo. Pada saat ini tempat pemakaman ini dikenal sebagai komplek makam Islam Trah Majapahit dan ramai dikunjungi oleh para peziarah.

Komplek Makam Troloyo ini terletak di Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto dan sudah ada sejak abad ke 14. 

10. Situs Giri Kedaton

Situs Giri Kedaton Gresik
Giri Kedaton didirikan oleh Sunan Giri (salah satu Wali Songo) sekitar tahun 1487 M. Dulunya bangunan ini merupakan pesantren tempat Sunan Giri menyebarkan agama Islam pada para santrinya, yang kemudian diteruskan secara turun temurun kepada keturunannya.

Pada komplek Situs Giri Kedaton ini dibangun sebuah Masjid/Pondok Pesantren pertama di Giri yang mana kini tinggal bekasnya saja, hanya tersisa batu pelinggihan, kolam wudhu dan dinding pagar kuno. Selain itu di belakang Masjid terdapat makam Raden Supeno (anak dari Sunan Giri), sehingga banyak wisatawan Situs Giri Kedaton yang ingin berziarah sekaligus belajar sejarah bangunan kuno.

Situs Giri Kedaton terletak di puncak sebuah bukit dengan tanjakan yang relatif curam, tepatnya di Jl. Sunan Giri XIII, Kebomas, Kabupaten Gresik.

Nah siapa saja yang ingin melakukan wisata religi dan kebetulan berada di Jawa Timur, bisa lho cobain destinasi wisata ke tempat-tempat sesuai list tujuan di atas. Selain untuk refreshing jalan-jalan saat bulan Ramadan, bisa juga ngabuburit dan berburu takjil untuk berbuka puasa disana, karena di sekitar lokasi wisata tersebut selalu ada penjual jajanan khas Ramadan lho.

Tak hanya itu, puasamu akan lebih bermakna dengan beribadah di tempat-tempat bersejarah sambil mempelajari budaya pada setiap lokasi yang kita kunjungi di wisata religi. MasyaAllah.

Yuk ceritakan destinasi wisata religi di sekitar kalian!

*** 
Tulisan ini dibuat khusus untuk mengikuti BPN Ramadan Blog Challenge 2024 murni dari pemikiran random penulis dan beberapa riset online. Apabila ada kesalahan kata atau kesamaan pemilihan kalimat, mohon dimaafkan dan ditegur dengan kemurahan hati.

Kalau kalian juga mau ikut tantangan seperti ini, bisa langsung cek saja ke sosial media @BloggerPerempuan atau hashtag #BPNRamadan2024.

Referensi :

  • https://kemenparekraf.go.id/ragam-pariwisata/wisata-religi-mencari-ketenangan-batin-di-bulan-suci-ramadan
  • https://www.detik.com/jatim/wisata/d-6418944/10-wisata-religi-di-jawa-timur-selain-makam-wali-songo/1
  • https://duniamasjid.islamic-center.or.id/739/masjid-agung-tuban/
  • https://pariwisata.mojokertokab.go.id/sejarah-religi/makam-troloyo
  • https://disparekrafbudpora.gresikkab.go.id/detailpost/situs-giri-kedaton

Gak Harus Baru Kok, Begini Tips Memilih Baju Lebaran yang Nyaman dan Stylish

Tips Memilih Baju Lebaran yang Nyaman dan Stylish
Assalamu'alaikum, hari ini buka puasa apa nih? Pas nulis intro ini kebetulan saya habis selesai makan Richeese Level 2 seharga 10.500 di belakang pos security sama teman-teman se-kantor, hehe alhamdulillah enaknya sampai bikin pengen lagi. Eh, bukan lagi promo kok, tapi karena emang dapat subsidi dari teman untuk berbuka puasa. Nah waktu itu kami berbuka bersama menyantap Richeese sambil ngobrol ngalor-ngidul, tetiba teman saya ada yang bertanya ke forum :

"Gaes, sudah pada beli baju lebaran belum?"
"Adakah yang anak-anaknya belum punya baju baru?"

Dengar pertanyaan seperti itu, jadi kepikiran juga, iya nih, kok saya belom riweuh soal bebajuan di lebaran nanti. Padahal biasanya paling prepare sampai nyiapin buat sekeluarga juga. Sebentar lagi udah mau liburan malah belum siap apa-apa. Katanya kan pas lebaran tiba nanti, dianjurkan untuk menggunakan busana terbaik saat merayakannya. Gak sedikit juga yang mengartikannya dengan memakai baju baru. Padahal ya tidak harus baru lho. 

Seperti yang kita ketahui bahwa Hari Raya Idul Fitri adalah momen yang dinantikan seluruh umat Islam di seluruh dunia. Selain untuk merayakan kemenangan karena berhasil melawan hawa nafsu selama berpuasa sebulan penuh, lebaran hari raya ini merupakan waktu yang tepat untuk berpakaian istimewa.

Memakai pakaian baru untuk lebaran sudah menjadi hal yang sangat umum, biasanya sebagian besar orang Indonesia akan membeli baju menjelang Hari Raya Idul Fitri. Bisa dilihat dari ramainya pusat perbelanjaan yang didatangi pengunjung beberapa hari sebelum lebaran.

Bahkan ada juga yang sudah menyiapkan baju baru, jauh sebelum bulan Ramadan tiba. Ceritanya kemarin saya habis mengunjungi toko baju langganan dari masa SMA, mau membeli celana kerja untuk setelan seragam baru, maklum euy saya tidak punya celana di lemari karena kebanyakan baju saya model gamis atau dress. Memang waktu itu masih beberapa hari menjelang bulan Ramadan, tapi pengunjung toko sangat banyak memadati tiap lantai yang ada, sampai engap dan ingin buru-buru pulang saking ramainya. Usut punya usut, ternyata toko baju disini pun sudah mempersiapkan banyak stok dengan model dan warna yang sedang trend saat ini. Pantas saja, pengunjung semakin antusias berbelanja karena display produk dan promonya pun menarik. Mereka yang membeli baju jauh-jauh hari sebelum Ramadan ini biasanya karena berburu diskon awal Ramadan, takut kehabisan model dan warna yang diinginkan, dan menghindari keramaian toko saat akhir Ramadan yang semakin membludak. Selain itu, ada juga yang ingin fokus beribadah selama 10 hari terakhir Ramadan.

Pakaian istimewa yang kita kenakan saat Hari Raya menggambarkan kebahagiaan dan penghormatan menyambut hari yang spesial. Tak heran jika orang-orang memilih untuk membeli baju baru, karena baju baru tersebut juga menandakan kita yang kembali suci setelah sebulan berpuasa. Mulai dari 0 ya! Namun bukan berarti baju lebaran semua harus yang baru ya, tolong hindari pemikiran (lebaran=baju baru), karena pakaian yang istimewa tidak harus yang baru saja dibeli.

Nah karena sekarang udah melewati separuh Ramadan, buat kalian yang sedang merencanakan ingin berpenampilan seperti apa saat lebaran nanti, berikut ini beberapa tips memilih baju lebaran untuk dipertimbangkan sebelum membeli/memakainya.

1. Pilih Sesuai Gaya dan Selera
Meskipun trend fashion yang muncul di kalangan netizen ini sering berubah-ubah, bahkan banyak juga referensi yang viral di sosial media, namun setiap orang memiliki gaya busana sesuai dengan seleranya masing-masing. Pemilihan pakaian ini akan menggambarkan ciri khas dan identitas sesuai kepribadian penggunanya.

Pada hari yang spesial, pilihlah baju lebaran yang sesuai dengan gaya dan seleramu sehari-hari. Dengan begitu, baju yang kita kenakan akan menambah rasa percaya diri dan membuatnya lebih nyaman saat beraktivitas. Penampilan semakin stunning dengan baju yang menggambarkan kepribadianmu.

2. Utamakan Kenyamanan
Selain gaya berpakaian, dalam memilih baju jangan lupa mengutamakan kenyamanannya. Baju yang nyaman dipakai akan terlihat menyatu dan bagus pada tubuh penggunanya, sebaliknya jika pengguna merasa tidak nyaman dengan yang dia pakai, maka baju tersebut tidak akan bersinar walau mahal sekalipun.

Untuk itu dalam memilih baju yang nyaman, kita harus memperhatikan model, warna, dan juga bahan pakaiannya. Pilihlah model yang mencerminkan dirimu, sesuaikan dengan tema acara agar tidak ada momen 'saltum' alias salah kostum. Untuk warnanya juga pilih yang sesuai dengan karaktermu, baru-baru ini viral tentang cewek bumi (yang suka warna earthtone gitu), cewek mamba (pecinta monokrom), dan cewek kue (warna warni terutama yang bernuansa pastel). Nah kalau kalian termasuk tipe yang mana nih? 

Selain model dan warna, perhatikan juga bahan yang digunakan, kalau bisa pilih baju dengan bahan katun atau silk, karena selain nyaman, baju dengan bahan tersebut memberikan kesan mewah dan cocok untuk dipakai beraktivitas dari rumah ke rumah, contohnya saat halal bi halal ke keluarga besar.

3. Penampilan Sederhana Tidak Berlebihan
Saat hari raya memang bagus jika memakai pakaian yang terlihat elegan, namun hindarilah pakaian yang agak berlebihan. Misalnya terlalu banyak manik-manik/payet blink-blink, model yang terlalu ribet, rumbai-rumbai atau aksesoris yang mencolok. Selain karena estetikanya kurang, sebenarnya menggunakan pakaian yang terlalu ramai seperti itu malah akan membatasi pergerakan kita, belum lagi kalau modelnya ribet banget, kita semakin sibuk untuk membenarkan model baju, bukan fokus pada acara hari raya. Oleh karena itu, kita harus pintar memilih outfit yang tidak berlebihan namun tetap terlihat mewah dan elegan, kalau saya lebih milih berpenampilan sederhana supaya bisa gerak maksimal dan tidak menghalangi aktivitas selama lebaran.

4. Sesuaikan dengan Bentuk Tubuh
Cara memilih baju yang cocok untuk diri sendiri adalah menyesuaikan baju dengan bentuk tubuh kita. Pertama-tama kita harus menentukan tipe bentuk tubuh kita terlebih dahulu, hal ini penting untuk dijadikan patokan dalam memilih baju. Dengan mengetahui tipe bentuk tubuh, kita bisa mengetahui bagian tubuh mana yang menjadi kelebihan dan bagian mana yang ingin disembunyikan lewat kamuflase berbusana. Tipe-tipe bentuk tubuh itu terdiri dari triangle, hourglass, pear, atau rectangle, setiap bentuk tubuh akan memiliki ciri khas tersendiri yang cocok dengan model baju tertentu.

Setelah mengetahui tipe bentuk tubuh kita, carilah inspirasi model baju lebaran yang sesuai dengan bentuk tubuh. Dengan memilih model baju yang sesuai akan membuat kita jadi lebih cantik dan dapat meningkatkan rasa percaya diri.

5. Padu Padankan Baju Lama
Merayakan lebaran itu gak harus pakai baju baru kok. Kalian bisa memakai baju daur ulang dari stok-stok lama di lemari pakaian saat ini. Tinggal padu padankan baju lama dengan cara menambahkan aksesoris biar lebih on point, memodifikasi model baju lama supaya terlihat seperti baru, menambahkan outer atau detail lain pada outfit kalian. Selain itu kalian juga bisa mencampur aduk atasan dan bawahannya, atau bagi yang berjilbab bisa menggonta-ganti model dan warna jilbabnya supaya memberikan look yang berbeda.

Itulah sederet tips tentang memilih baju lebaran yang nyaman dan tetap stylish. Semoga bermanfaat dan selamat menjalankan ibadah puasa! Ramadan Yaa Kareem.

*** 
Tulisan ini dibuat khusus untuk mengikuti BPN Ramadan Blog Challenge 2024 murni dari pemikiran random penulis dan beberapa riset online. Apabila ada kesalahan kata atau kesamaan pemilihan kalimat, mohon dimaafkan dan ditegur dengan kemurahan hati.

Kalau kalian juga mau ikut tantangan seperti ini, bisa langsung cek saja ke sosial media @BloggerPerempuan atau hashtag #BPNRamadan2024.