Side Hustle - Extra Income buat Gaji UMR

Cover Side Hustle Extra Income Buat Gaji UMR
Halo, kali ini saya gak mau bahas soal review produk kecantikan dulu yaa. Karena mau cerita random lagi soal pengalaman saya dulu waktu masih mendapatkan gaji UMR yang mana sangat-sangat 'cukup' untuk memenuhi kehidupan saya sehari-hari. 

Pertama-tama sharing dulu yuk tentang perjalanan karir saya, sekalian jujurly ngomongin pendapatan juga, yah meskipun gak terang-terangan soal nominal/angkanya. Paling nggak tulisan saya tetap runut, semakin berfaedah dan barangkali bisa diambil hikmahnya buat para pembaca yang mampir kesini ya kan. Hehe

Gaji Pertama yang Jauh dari Angka UMR

Dulu pertama kali kerja, saya tidak peduli tentang gaji, asal dapat kerja dulu pasti saya jalani dengan senang hati. Karena sudah lelah menganggur 1.5 tahun sejak lulus dari kuliah, dan ingin segera mandiri tanpa membebani orang tua. 

Akhirnya dapat kerja di sebuah pabrik pinggiran Kota, bukan perusahaan kecil tapi ya bukan yang gede juga. Pertama masuk dulu saya kerja di bagian administrasi maintenance, gaji pertama saat itu bahkan tidak menyentuh angka 3 jutaan. Tapi saya bersyukur karena sudah diberi kesempatan kerja. Bayangin teman-teman yang masih berjuang di luar sana.

Setelah melewati berbagai macam huru-hara, saya pun tetap bertahan disana bersama dengan bahagia, sedih, luka, dan marah yang membara. Pastinya dengan pendapatan yang naik turun karena masih terhitung dari jam kerja, namanya buruh pabrik kan, gak masuk ya gak dibayar. Jadi kalau ada libur, otomatis hasil mengikuti.

Pindah Bagian dan Gaji Mulai Stabil

Alhamdulillah saat hamil anak pertama, saya di pindah ke divisi lain, ya gak jauh-jauh masih soal maintenance juga kok. Yang saya syukuri disini bukan soal gajinya sih, lebih ke jobdesc-nya. Karena di posisi yang sebelumnya harus sering ke lapangan (survey mesin atau building project), padahal lagi hamil muda.

Pas di pindah tu perasaan antara senang dan sedih campur aduk. Senangnya karena posisi yang baru kebanyakan duduk, jadi calon bayi di dalam perut lebih aman ya. Sedihnya karena harus ninggalin tim secara tiba-tiba. Tapi katanya ini demi kebaikan bersama, jadi saya ikut saja sesuai keputusan management.

Setelah lahiran anak pertama, saya diberikan rejeki dengan title baru, salah satu senior se-divisi merekomendasikan saya untuk diangkat sebagai Staff tetap. Setelah diproses lebih lanjut, otomatis pendapatan saya mengikuti status yang baru dong. Selain gaji pokok, ada tambahan insentif yang besarnya berbeda-beda tergantung dari kinerja dan masa kerja masing-masing karyawan. MasyaAllah sedemikian rupa rejeki sudah diatur sesuai dengan porsi dan waktu yang tepat.

Kerja Pabrik Gak Melulu Pas-pasan Kok

Gaji dari perusahaan yang kita dapatkan setiap bulannya, akan menjadi zona nyaman yang membuat kita terbelenggu. Kenapa? Karena hanya dari situlah kita mengandalkan biaya hidup sehari-hari.

Apalagi kalau sudah berumah tangga dan banyak tagihan atau cicilan yang harus dibayar. Gaji bulanan akan terasa mengalir seperti air dan lenyap bagaikan asap. Sedangkan pendapatan masih stagnan atau bahkan masih jauh di bawah rata-rata. Emang boleh kerja sekeras ini?

Stigma negatif orang di luar sana tentang kami yang cuma pegawai pabrik biasa, kebanyakan mereka berpikir jika kerja di pabrik tidak akan berkembang dan hasilnya ya bakalan segitu-gitu aja.

Betul sekali memang, kalaupun ada yang bisa lebih 'berjaya' biasanya karena sudah menjabat sebagai jajaran direksi atau karena masa kerjanya alias sudah senior/sesepuh.

Selain itu jika ada pegawai pabrik yang makmur secara finansial, biasanya karena ada support dari orang tua/mertua, penghasilan suami/istri yang lebih besar atau karena peninggalan dari pendahulunya alias warisan tujuh turunan. Haha

Kalau cuma mengandalkan penghasilan diri sendiri tuh, capek banget dah nunggunya. Yang suami istri dual income aja kadang masih terseok-seok. Lah dalah apalagi ngebayangin nominal 271 T yang cuma angan-angan doang! No offense yah! Hehe

Oleh karena itu, kebanyakan dari kami yang gajinya 'cukup' ini akan mencari job tambahan di luar kerjaan utama, ada yang sekedar iseng atau ada juga yang memang butuh banget. Hitung-hitung sampingan, tapi justru malah bisa jadi sumber paling besar selain kerja kantor.

Ada pula yang sampingannya malah menjadi CEO/Owner sebuah perusahaan, karena beliau bikin usaha sendiri di luar pekerjaan kantor. Bahkan ada yang sampai punya beberapa karyawan lho. Gimana udah tertarik belum mengejar mimpi di luar sana?

Percayalah kerja di sebuah pabrik pinggiran kota, jika bukan kita sendiri yang ingin keluar dari zona nyaman dan berkembang, hidup kita akan selalu jalan di tempat. Padahal kerja di pabrik tuh gak melulu pas-pasan kok, kalau kita bisa memanfaatkan sebuah peluang dan kesempatan dengan benar.

Side Hustle sebagai Extra Income buat Gaji UMR

Nah disini saya mau sharing tentang beberapa ide side hustle atau side job yang bisa dilakukan untuk mencari tambahan selain dari income utama, khususnya buat kalian yang gajinya UMR.

Tentunya beberapa list disini berdasarkan pengalaman pribadi yaa. Bisa banget dilakukan sama Ibu Rumah Tangga (IRT), working mom, atau pekerja lepas, dan bisa untuk semua baik cewek maupun cowok, muda/mudi atau bapak/ibu.

1. Blogger

Blogger
Ngeblog juga bisa menjadi side hustle selain kerjaan utama kalian lho. Berawal dari tulisan random yang tidak ter-publish dan mengendap sia-sia, saya pun ngide bikin blog untuk nge-post beberapa tulisan tersebut.

Awal bikin blog sekitar tahun 2012 dan mulai fokus nulis serta punya niche blog sekitar tahun 2018 hingga saat ini. Awalnya gak jelas mau nulis apaan sampai beberapa kali diajak kerja sama oleh Brand dan fee menulis per artikelnya lumayan banget. Rate card untuk pemula sekitar 50-100K sedangkan yang udah experienced untuk kerja sama profesional sekitar 150-250K per postingan. Lumayan bisa untuk maintain domain blog (TLD) dalam setahun ke depan.

Saya pun sempat vakum ngeblog karena hamil dan melahirkan, untungnya saat ini mulai tergerak dan tumbuh semangat menulis lagi. Terutama sharing ulasan produk-produk kecantikan dan nulis random aja disini. Boleh banget yang mau kepo tulisan saya lainnya, tinggal ublek-ublek aja yaah, bisa cari tombol Home di pojok kiri atas.

Menjadi blogger ini menguntungkan sekali buat kalian yang gak PD ngomong atau bergaya di depan kamera, karena semua bisa diekspresikan lewat tulisan. Buat saya yang introvert, ngeblog sangat amat membantu menenangkan pikiran biar gak pecah atau makin stress.

Gimana ada yang pengen ngonten via blog juga? Yuks!

2. Join Komunitas

Join Komunitas
Semenjak fokus di dunia blogging, saya pun mulai tertarik ikut komunitas-komunitas ngeblog. Karena memiliki teman online yang sejiwa dan sepemikiran akan membuat kita cepat improve untuk meningkatkan skill yang kita punya. Selain dapat teman baru, ilmu baru dan kelompok baru, dengan bergabung dalam sebuah komunitas bisa menambah kesempatan untuk dapat job menulis juga lho.

Ditambah lagi kesempatan mengikuti lomba atau challenge menulis yang hadiahnya pun sangat menarik, gak jarang ya berupa uang tunai atau voucher produk, bisa juga berupa barang merchandise. Menang banyak deh!

Beberapa komunitas yang saya ikuti saat ini :

  • Blogger Perempuan
  • Kumpulan Emak Blogger
  • Mom Blogger Community
  • Warung Blogger

Lalu sejak menyandang status sebagai seorang ibu, saya juga mencoba gabung dengan beberapa komunitas buat sharing sesama buibu, contohnya :

  • Marukaii Supermoms
  • Ibu Hebat
  • Familia IDN

Yang mana komunitas-komunitas tersebut di atas memudahkan kita para moms untuk bercuan. Bisa melalui tulisan, konten, kerjasama event, review produk, giveaway dan masih banyak lagi.

Baca juga : Belajar Ngeblog Bercuan dengan Komunitas Parenting Marukaii Supermoms

3. Jualan

Jualan
Meskipun belum menjadi sumber sampingan yang paling besar, tapi hasil berjualan lumayan juga lho. Untuk saat ini saya tidak sering berjualan (jarang banget malahan) dan memang belum menjadi prioritas utama saya. 

Biasanya berjualan saat ada momen yang pas saja, kadang jualan mengikuti kondisi pasar dan minat teman-teman. Berikut ini beberapa ide jualan yang pernah saya lakukan :

  • Misalkan saat bulan Ramadhan lalu saya berjualan kurma, pernah jualan amplop lebaran unik yang lucu-lucu.
  • Pernah juga jualan Buku Anak, sistem open PO dengan harga promo dan kita bisa jual di harga normal. Lumayan juga sih ini untungnya.
  • Saat saudara saya liburan ke Korea, saya pun open PO Jastip Skincare Korea, bisa beli yang banyak sekalian untuk stock dan dijual lagi

Untuk saat ini memang lagi booming sistem jastip lho, belanja ala-ala jastiper ini lumayan banget katanya. Biasanya para jastiper akan ramai pada event yang banyak menawarkan promo (duh cewek sih bakalan kalap sama harga murahnya). Boleh dicoba lho! Selain itu ada juga arisan online yang ramai diminati netizen Indonesia.

Beberapa ide di atas bisa banget dijadikan ide untuk mengawali bisnis kalian lho, tapi jangan lupa tetap memperhatikan nilai berkah dan amanahnya ya. Semoga saya pun bisa segera menemukan bisnis yang cocok, InsyaAllah nanti akan dikembangkan sama-sama dengan suami. Aamiin.

4. Crafting

Crafting
Selain ngeblog, hobi saya lainnya adalah bebikinan dan berkreasi. Kegiatan ini pun bisa menjadi side hustle juga, contohnya menghias mahar, seserahan, kado ulang tahun atau anniversary. Semakin sering bikin sesuatu, semakin nambah portofolio kita juga.

Kerajinan tangan seperti ini menjadi salah satu income terbesar dari job sampingan selain ngeblog. Untuk sekali ngerjain kado, biasanya bisa cuan antara 20-50K. Sedangkan untuk sekali ngerjain mahar dan seserahan bisa dapat 150-200K lho, lumayan untuk masuk tabungan. 

Saat ini yang tahu tentang jasa berkreasi ini cuma beberapa orang saja, teman dan tetangga di rumah. Tapi hasilnya sudah lumayan kok. Seandainya punya waktu banyak buat fokus disini, karena selama ini saya ngerjain kreasi ini di tengah malam, sedangkan paginya harus fokus dengan kerjaan di kantor.

Tapi gapapa meskipun tidak sering tetap masih bisa untuk menyalurkan hobi yang terpendam.

5. Isi Survey

Isi Survey
Awalnya saya lumayan ragu untuk melanjutkan survey di sebuah aplikasi ini, karena harus foto KTP (udah macam pinjol gitu), parno aja takut datanya disalahgunakan. Tapi karena klaimnya data KTP otomatis terhapus saat akun sudah diverifikasi, yauda gas lah! Namanya juga hasil coba-coba ya kan. Eh ternyata modal ngisi survey dengan jujur, sesuai kondisi dan kehidupan sehari-hari kita, bisa dapet transferan juga lho. 

Contoh aplikasi yang terbukti membayar yaitu JAKPAT. Kapan-kapan saya bahas soal aplikasi ini yah. Jujur aja, saya udah dapet transferan GoPay lho dari aplikasi ini. Hehe

Caranya gampang, tinggal download, lengkapi data registrasi, isi survey, kumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Kemudian poin tersebut bisa kita tukarkan dengan saldo e-wallet, diskon aplikasi atau voucher potongan belanja.

Penutup - Sebuah Pengingat dan Motivasi

Kelima kegiatan side hustle yang saya sebutkan di atas, tidak saya kerjakan sekaligus dalam sekali waktu. Beberapa di antaranya ada yang 'pernah' atau bahkan 'masih' saya kerjakan sampai sekarang.

Contohnya ya ngeblog atau gabung sama komunitas emak-emak yang masih lanjut serta aktif hingga saat ini. Sedangkan jualan tidak terlalu saya tekuni karena belum nemu pasar dan produk jual yang pas. Semoga di lain waktu ada kesempatan yaah. Aamiin

Alhamdulillah untuk sejauh ini income utama saya sudah di atas UMR ya teman-teman. Di atasnya dikit lah gak banyak-banyak ding. Haha Tetap harus disyukuri kan, karena hidup itu untuk melihat ke atas dan bawah. Lihat atas biar lebih semangat, lihat bawah buat rasa cukup.

Sejujurnya kegiatan-kegiatan tersebut hanya hobi yang saya kerjakan di waktu luang. Namun hobi yang saya sebutkan tadi juga masih ada kemungkinan menjadi side hustle kalian kan. Boleh banget yang mau coba samaan mendalami hobinya masing-masing, lumayan sambil healing dapat cuan. Kata orang lebih baik mengerjakan yang disukai daripada terpaksa menyukai yang dikerjakan. Kalau saya sih keduanya gapapa deh. Kudu bakoh lek! (Harus kuat ya!) 

Btw tulisan saya ini bukan bermaksud menyinggung teman-teman yang gajinya pas atau malah jauh di bawah UMR daerah ya. Mohon maaf jika ada pihak yang merasa tidak enak hati, disini saya cuma berniat sharing ide buat kalian yang mau mencari dan berusaha mendapatkan extra income.

Karena yang sudah banyak belum tentu cukup, dan sedikit belum tentu kurang. Semua itu tergantung bagaimana cara kita mensyukuri apa yang didapatkan.

Terakhir saya cuma mau bilang gini :

Mencari nafkah itu ibaratnya berdamai dengan api demi setitik rejeki dan bekerja dengan keras demi segenggam beras. Tak peduli seberapa banyaknya yang kita dapatkan, asalkan halal dan berkah, Allah akan selalu meridhoi apapun yang kita usahakan.

Sekian tulisan random ini dengan penuh harapan supaya bisa bermanfaat untuk orang lain. Mohon maaf panjang sekali. Semangat buat para pencari nafkah keluarga πŸ™†‍♀️ Semoga Allah selalu mudahkan urusan kita! Aamiin.

2 komentar

  1. Malah mungkin ini bisa jadi ide buat teman2 di luar sana yg mah cari tambahan income mba. Krn memang mengingat harga bahan2 pokok udah naik semua, kasian sih ama orang2 yg gaji masih umr atau di bawah itu 😞. Ga ada salahnya cari tambahan income kan.

    Aku sendiri juga ada tambahan income. Dari beberapa apartemen dan rumah yg diwariskan mertua, kami sewain dan dari situ lumayan dapat tambahan setiap tahun. Apalagi salah satu penyewa alfamart. Enak kalo dpt penyewa dari toko yg sudah besar begini. Pembayaran lancar dan itungannya beda ama penyewa biasaπŸ˜„.

    Ada 1 lagi yg aku pakai. Karena aku suka belanja online dan traveling biasa sering pesen tiket dan Hotel dari OTA kan. Naah bookingnya melalui aplikasi SHOPBACK, trus baru masuk ke aplikasi OTA nya. Lumayaaan, cashbacknya gede juga. Kdg kalo adek minta dipesenin hotel, ya pesen dari situ. Aku dpt cashbacknya.

    Banyak cara sih intinya utk cari side hustle. Yg penting pinter2 kita aja mau tambahan income dr mana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah setuju ya mbak, banyak jalan menuju Roma. Apalagi jaman sekarang serba teknologi dan digital, apa-apa saja bisa disulap jadi cuan. Tergantung kita harus pinter ambil peluang dan kesempatan.

      Terima kasih banyak ya mbak, sudah mampir dan memberikan insight baru juga disini soal side hustle πŸ₯°

      Hapus