Mau Jadi KOL/Content Creator Sukses? Ini yang Perlu Kamu Tahu!

Cover Belajar jadi KOL
"Kalau kerja begini-begini aja, mending bikin konten viral bisa FYP terus jadi seleb dadakan banyak endorse ya".
Sebuah percakapan random di siang bolong antar sesama budak korporat ini terjadi saat kami sedang makan siang bersama. Meskipun singkat dan padat, tapi berhasil bikin saya kepikiran.

Betul juga ya? Karena kehidupan saat ini tidak jauh dari dunia serba digitalisasi, jadi nggak salah dong membuka kesempatan baru nyemplung sebagai seorang kreator? Apalagi kalau bisa jadi KOL atau content creator yang berhasil dan sukses di bidangnya?

Belajar jadi KOL/Content Creator Sukses

Belajar jadi KOL
Sebelum masuk ke pembahasannya, mungkin sebagian orang belum mengetahui apa itu content creator atau KOL? Jadi content creator adalah orang yang membuat dan membagikan konten di platform digital/media sosial. Konten disini bisa berupa tulisan, gambar, video, suara atau gabungan dari beberapa materi tersebut. Sedangkan KOL (Key Opinion Leader) adalah seorang individu atau kelompok yang ahli dalam bidang tertentu, memiliki pengalaman dan pengetahuan pada bidang tersebut, sehingga pendapatnya dianggap sebagai hal yang berpengaruh di kalangan masyarakat luas.

Oleh karena itu, biasanya content creator atau KOL ini sering bekerja sama dengan perusahaan atau brand untuk mempromosikan produk/layanan jasa mereka. Karena konten yang mereka hasilkan dianggap membantu untuk mengenalkan produk ke audiens secara luas. Sebagai timbal baliknya, tentu konten mereka tidaklah gratis, biasanya perusahaan akan memberikan fee sesuai kesepakatan di awal.

Menjadi seorang content creator atau biasa disebut KOL bukanlah perkara yang sulit lagi, jika kita memiliki strategi yang tepat dalam membuat konten. Semua orang bisa merintis dan mempelajarinya, baik secara otodidak atau mengikuti kelas konten yang diadakan oleh tim profesional. Bahkan saat ini para KOL di luar sana bisa berasal dari kalangan manapun dengan berbagai macam niche yang dibahas.

Nah berikut ini starter pack yang perlu dipersiapkan jika ingin menjadi seorang KOL atau content creator yang sukses :

Punya Media Sosial dan Followers

Alat perang utama sebagai seorang KOL adalah media sosial dengan jumlah followers yang tinggi. Kalian bisa memulai dari media sosial apapun, baik itu Instagram, TikTok, X maupun YouTube atau semuanya. Selagi medsos kalian punya value dan followers yang banyak, maka kalian layak menjadi seorang KOL.

Pilih Niche dan Target Market

Memilih niche akan memudahkan kalian lebih fokus dalam membuat konten, mencari ide baru, dan tentunya membangun personal branding. Selain itu juga bisa memfilter target market atau audiens yang diinginkan dari konten-konten yang kalian buat. 

Cari Ide Menarik dan Realisasikan

Biasakan melakukan riset seputar niche yang akan kalian bahas di dalam konten. Carilah ide yang unik dan menarik, bebaskan pikiran kalian sampai menemukan hal yang out of the box dan bisa menjadi ciri khas kontenmu. Setelah itu, realisasikan saat itu juga! Jangan menunda besok! Karena semua berawal dari #mulaiajadulu betul kan? 

Membuat Rate Card untuk KOL

Kontenmu viral dan media sosialmu mulai dikenal banyak orang. Banyak pengunjung dan pengikut baru yang merasa kontenmu sangat bermanfaat atau menghibur. Nah inilah saatnya kamu membuat rate card sebagai seorang KOL! Memang gampang-gampang susah sih, karena takut kemahalan atau malah kemurahan. Tapi dengan banyak melakukan banyak riset, menentukan rate card ini pasti akan lebih mudah. 

Tingkatkan Engagement dengan Followers

Pengikutmu jangan sampai dianggurin, pengunjungmu jangan diabaikan. Pertahankan engagement yang baik dengan para followers. Saling support sesama KOL juga bisa meningkatkan engagement, perbanyak like, subscribe, comment, save dan juga share. Semakin sering interaksi tersebut, semakin besar nilai Engagement Rate (ER) untuk media sosial kalian.

Cara Meningkatkan Engagement Rate (ER)

Meningkatkan Engagement Rate
Engagement Rate adalah metrik yang digunakan untuk mengukur tingkat interaksi audiens terhadap konten yang dibuat di platform media sosial. ER dihitung berdasarkan interaksi (like, comment, save dan share) dibandingkan dengan jumlah pengikut atau penonton.

Simak beberapa cara untuk meningkatkan Engagement Rate (ER) di jejaring media sosial :

  1. Membuat Konten yang Menarik : konten yang unik, relevan dan berkualitas tinggi
  2. Visualisasi yang Estetik : gunakan gambar, video atau infografis yang estetik dan proporsional, sehingga pengunjung medsosmu betah berselancar
  3. Berinteraksi dengan Followers : ajaklah interaksi user melalui pertanyaan, survei, atau kontes seperti giveaway atau challenge
  4. Respon Cepat : berikan respon yang cepat pada setiap komentar atau pertanyaan para pengikut
  5. Konsistensi : kunci paling utama ialah konsistensi dalam membuat konten dan berinteraksi dengan pengguna lain, haruslah disiplin dengan jadwal posting yang dibuat

Tips dan Trik Cek Engagement Rate (ER)

Tips Cek Engagement Rate
Dalam digital marketing, penting sekali mengetahui Engagement Rate seorang KOL untuk menentukan seberapa berpengaruh kontennya bagi netizen. Berikut ini tips dan trik mengecek ER supaya lebih efektif dan bisa meningkatkan strategi pemasaran :

  1. Tentukan Tujuan
    Pertama kali tentukan tujuan utama dalam mengukur engagement rate, apakah untuk pemasaran, meningkatkan penjualan, brand awareness, atau ingin meningkatkan interaksi dengan pengikut. 
  2. Periksa Metrik dengan Detail
    Seperti jumlah like, comment, share dan waktu tayang untuk melihat bagaimana audiens berinteraksi dengan konten yang kalian bagikan
  3. Gunakan Alat Analisis yang Tepat
    Gunakan alat analisis sesuai kebutuhan kalian, misalkan pakai bawaan dari media sosial juga bisa. Contoh ada Instagram Insight, Twitter Analytics, Google Analytics, dll.
  4. Menganalisis Engagement Rate
    Setelah mendapatkan data, selanjutnya adalah menganalisa hasil engagement rate. Konten mana yang paling disukai oleh pengikut atau audiens di media sosial. Siapa yang paling sering berinteraksi dengan kalian. Bandingkan ER dari kompetitor untuk melihat performa kalian. Tentukan periode waktu tayang yang paling banyak audiens dengan melihat tren ER.
  5. Perbaiki Personal Branding
    Membuat konten yang berkualitas juga salah satu personal branding. Tapi harus dipikirkan juga bagaimana reaksi audiens terhadap konten. Jika tidak terlalu banyak respon atau interaksi, maka kemungkinan sekali konten tersebut tidak sesuai target atau personal branding kalian kurang kuat. Tingkatkan kredibilitas, misalkan dengan mengubah profil lengkap,  kolaborasi dengan KOL lainnya, dll.

Nilai ER sering sekali ditanyakan oleh perusahaan atau brand sebelum bekerjasama dengan seorang KOL, jadi wajib sekali untuk mengetahui dan mengecek nilai ER secara berkala ya. Selain itu, ER juga dapat mempengaruhi rate card seorang KOL, semakin tinggi ER maka semakin besar fee yang seharusnya didapatkan.

Buat kalian yang bingung menghitung rate card, ingin mengetahui lebih detail tentang Engagement Rate dan hal lainnya yang berhubungan dengan dunia KOL dan perkontenan. Yuk kenalan dulu sama platform KOL.ID disini! 

Sekilas tentang KOL.ID

KOL ID merupakan suatu platform marketing technology yang menyediakan solusi lengkap terintegrasi untuk semua kebutuhan pemasaran KOL di Instagram, TikTok, dan YouTube.

Kalian juga bisa mencoba beberapa fitur layanan yang bisa diakses secara gratis di platform KOL.ID ini lho, seperti :

  • Membuat MoU otomatis
  • Cek ER KOL TikTok, Instagram dan YouTube
  • Download video dari TikTok, Instagram dan YouTube
  • Kamus KOL (istilah-istilah seputar KOL dan konten)

Platform ini dibuat bukan hanya sebagai layanan marketing saja, tapi juga menyediakan informasi secara detail untuk menambah wawasan pembaca dalam hal perkontenan. Jadi walaupun kalian KOL pemula, bisa lho belajar semuanya dari sini.

Nah gimana? Tertarik menekuni karier sebagai content creator dan menjadi KOL profesional? Siapa tahu disini lah ladang rejekimu berlimpah ruah. Kalian juga bisa mendapatkan benefit sebagai seorang KOL, mulai dari pengalaman baru, networking ke perusahaan besar, kenal dan bertemu dengan KOL lain, ilmu baru yang membuat kita semakin berkembang, kesempatan cobain produk-produk sample, atau visit gratis ke event tertentu, dan yang pastinya cuan ngalir terus-menerus.

Maju terus content creator dan KOL di seluruh Indonesia!

2 komentar

  1. menjadi KOL atau content creator minimal kudu aktif dan tau apa yang lagi menarik buat dibahas. Atau menciptakan personal branding dirinya sendiri, sehingga nantinya bakalan banyak orang yang tahu siapa kita.
    Di platform kol.id ini lengkap banget ya, sampe contoh Mou juga disediakan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, kalau mau aman di dunia content creator harus punya personal branding sendiri mbak, termasuk konten yang inovatif, kreatif, dan up-to-date sih yang wajib! Harus banget bisa ngikutin trend yang sedang hype di dunia maya. ☺️

      Kalau dilihat lebih dalam lagi platform kol.id ini banyak banget fiturnya mbak, saya pun terkaget dengan free tools yang disediakan, bahkan kayak bagian MoU itu juga ada disini ✨

      Hapus